Kamis, 21 November 2013

1. MENGHUJAT RASULULLAH DALAM BUKU " 5cities that ruled the world "   ( dalam terjemah berjudul ; 5 kota paling berpengaruh di dunia ) 

  Buku ini hanya menempatkan New york, jerusalam, athena, roma, dan London sebagai 5 kota yang membentuk dunia ( mekkah sebagai pusat agama islam tidak dimasukkan dalam buku ini ). Pada halaman 24 disebutkan bahwa nabi Muhammad SAW sebagai seorang perampok harta para pedagang di madinah . Bagian ini muncul ketika dauglas sedang mengulas pembahasan mengenai jerusalem. ia mengatakan bahwa Muhammad adalah seorang petualang yang beristri banyak, orang yang memerintahkan pertampokan pada karavan - karavan milik para pedagang makkah. Dua tahun kemudian, pada halaman 25 dituliskan pula bahwa Muhammad menegakkan agama islam dengan kekerasan pedang.

   Sontak, hinaan ini menbakar amarah sejumlah ormas islam. karna, penulis tersebut dianggap merendahkan dan tidak sesuai dengan fakta dalam ajaran islam. atas kekeliruan tersebut, penerbit buku itu segera mengambil langkah cepat dengan menariknya dari peredaran dan langsung membakar buku-buku tersebut dihadapan majlis ulama indonesia. Penerbit akhirnya meminta maaf kepada umat islam atas kelalaiannya tersebut.

  Sesungguhnya apa yang menjadi tulisan douglas ini bertolak belakang dengan buku sebelumnya yang ditulis Michail H. hart. Buku ini juga sangat menggempatkan. Nabi Muammad SAW justru menjadi tokoh yang paling berpengaruh didunua mengalahkan sosok-sosok suci, para penemu, dan tokoh peminpin dunia lainnya. sehingga menjasi aneh ketika mekah atau kakbah sebagai arah kiblat miliaran umat islam di bumi ini tidak masuk dalam 5 kota paling berpengaruh versi douglas.Apa sesungguh nya motif  dan latar belakang douglas dengan buku ini ?

  Douglas james wilson adalah nama lengkap si penulis kontroversial ini. Lahir pada tanggal 18 juni 1953, ia adalah seorang pendeta di greja kristus di moskow, rusia dan seorang dosen teologi di new saint andrew college. Douglas tidak hanya menebarkan permusuhan pada islam dengan bukunya. Namun, sebelumnya ia juga pernah di tuding sebagai rasis (sangat mendukung ras kulit putih ), karna pernyataan kontroversialnya pada sebuah pamflet. Ia menyatakan bahwa perbudakan merupakan sebentuk cinta yang tulus antar-ras yang belumpernah ada sebelumnya pada bangsa-bangsa. para sejarawan mengutuk keras pernyatan douglas itu dan mengatakan bahwa hat tersebut adalah pengingkaran. Protes masa meningkat pada saat ia melakukan konferensi bersama para pendukung ide-idenya.